Minggu, 21 Agustus 2011

Untukmu Simeulueku


Latar belakang pendirian Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) didasari besarnya harapan serta keinginan masyrakat dan pemerintah Daerah Kab Simeulue yang secara admnistratif pernah tunduk ke Kabupaten Aceh Barat  sebelum dimekarkan menjadi Kabupaten Otonom. Tujuan utama dalam gagasan pembangunan perkebunan kelapa sawit yg dikonsepsikan oleh bapak Bupati simeulue Drs. Darmili selaku penggagas utama, Bapak Azharudin Agur S.pd , Bapak Drs Ibnu Abas, Bapak Ir. Yazid serta  dengan dukungan semua elemem masyarakat  yang bersama-sama turut berjuang mengiplementasikan fikiran serta dukungan moril hingga alhamdulilah  karya nyata itu berubah menjadi sebuah langkah brilian dalam mewujudkan pembangunan simeulue yang lebih baik dimasa akan datang. Tentulah harapan ini mendapat restu dan doa oleh semua tokoh masyarakat agar kedepan kabupaten ini  dapat bangkit, maju mengejar ketertinggalannya di berbagai aspek Pembangunan yang tertuang dalam satu tekad, satu tujuan bersama yaitu  : mengupayakan Simeulue, mandiri, makmur, maju dan Sejahtera diberbagai hal pembagunan dengan sasaran utama peningkatan ekonomi masyarakat yang lebih baik mengingat Simelue adalah salah satu Kabuten termuda di Provinsi Aceh yang pada saat itu belum mempunyai Sektor prioritas andalan untuk
mendongkrak Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD ) akhirnya Pemeritah Daerah mengupayahkan suatu langkah Positif yang dianggap penting demi  Simeulue kedepan dengan melihat Referensi dan pertimbangan bahwasannya prospek yang baik di tingkat internasional yaitu sala satunya membangun Perkebunan Kelapa Sawit milik Pemkab Simeulue dinamai dengan PDKS dan sektor ini bila ditinjau cukup strategis untuk meningkatkankan PAD kedepan karena tingkat kebutuhan pasar (market) Dunia yang sangat tinggi terhadap kebutuhan Bahan dasar yang dihasilakan dari Kelapa sawit tersebut(sektor Agribisnis Global).
Maka dari itu pemerintah Daerah Kab. Simeulue bersama dukungan masyarakat  menjadikan Usaha perkebunan Kelapa Sawit ( tanaman yang berasal dari Afrika barat  ini yang menjadi menjadi prioritas andalan Pemkab Simeulue sebagai komodity handal mengingat manfaat kandungan minyak nabanti yang lebih tinggi dibandingkan produksi dari kandungan minyak nabati yang dihasilkan dari komoditas perkebunan lain, oleh karena prospek yang dihasilkan kelapa sawit ( Elaeis guineensis) dipandang cukup potensial sebagai sumber PAD di kabupaten yang dikenal penduduknya  ramah tamah ini, tentulah dengan harapan nantinya akan  memberikan kontribusi untuk mendorong pencapaian laju  pembangunan dan perekonomian masyrakat simeulue kini dan nanti, serta Senada dengan Program Pemerintah Pusat tentang peningkatan ekonomi dan pembagunan di seluruh indonesia. Dampak positif serta manfaat langsung yang dirasakan masyarakat saat ini adalah terbukanya lapangan pekerjaan baru dengan sendirinya telah memberikan Singkronisasi kembalii mata rantai perekonomian masyrakat yang dijuluki pulau berhati emas dalam bahasa lokal disebut Ulau Ate Fulawan, dengan  telah turut serta meminimalisir angka kemisinan dan penggaguran di Kabupaten Simeulue khususnya dan umumnya di bumi persada indonesia. serta Insyaallah berusaha menjawab tantangan atas Pemekaran Kabupaten Simeulue menjadi Kabupaten Otonom sesuai dengan UUD No.48 tahun 1999.
Oleh karena itu Dalam hal  pembagunan  Perkebunan PDKS yang awall pendiriannya tanggal Satu November 2002 disertai berdasarkan Qanun Kabupaten Simeulue Nomor: 22 tahun 2002  juga turut mendapat sambutan yang baik dan dukungan moril dari Pangdam Iskandar Muda Mayjend TNI. Bapak Endang Suwarya Selaku Penguasa Darurat Militer (PDMD) di Aceh dalam kunjungannya bersama Wakil Gubenur Bapak Ir. Azwar Abu Bakar mewakili Gubenur Aceh Pada tanggal  5 Mei tahun 2004 di  perkebunan AF-1 Simpang Bonik, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue Prov. Aceh.
Kunjungan Bapak Mentri Kehutanan RI. MS Kaban, dalam rangka PanenPerdana PDKS
 Kabupaten Simeulue yang dipimpin Bupati Simeulue  Bapak Drs.darmili selaku pengagas Inovatif pembangunan PDKS yang juga Sebagai Putra Daerah  Simeulue.., terus  berusaha memberikan dan memperjuangkan yang terbaik untuk kemajuan Simeulue bersama dengan Ir. Yazid Direktur PDKS Pertama dengan  target pencapaian agar simeulue nantinya harus mampu bangun dan sejajar dengan Daerah lain yang nota bene telah memiliki Sumber PAD yang tetap seperti Kab. Aceh Barat, Kab Aceh Singkil, Kab. Aceh Timur serta Daerah Kabupaten Lainnya. maka tidak heran kalau Daerah Sumatera Utara, Sumtera Barat, Riau, Jambi, Lampung bahkan Negara Malaysia juga mengandalkan Sektor Perkebunan Kelapa Sawit sebagai sala satu inventaris berharga dan komodity andaln bagi Daerah dan negara mereka. Beranjak dari fakta diatas oleh karena itu masyakat Kabupaten Simeulue terus memberikan dukungan untuk Pemkab Simeulue dengan menitipkan satu Asa yang optimis.., mewujudkan cita-cita Pembangunan yang berkesinambungan di bumi Simeulue ate Fulawan.
Namun seperti yang kita ketahui bersama dalam sejarah pendirian Perkebunan Kelapa Sawit milik Pemerintah  Daerah Kab Simeulue ini (PDKS) tidak lah mudah  seperti membalikan telapak tangan.., tapi  melainkan melalui sebuah proses perjuangan yang panjang  hingga nyaris membawa Bapak Bupati Simeulue Drs Darmili bersama Bapak Ir. Yazid Direktur PDKS kemeja Pengadilan dan harus menelan pahitnya menjalani sidang di PN Banda Aceh, tapi  mungkin karena niat yang luhur Sang putra Daerah dibantu dengan Dinas terkait dan semua tokoh masyarakat Simeulue  yang tertuang dalam cita-cita “untukmu simeulueku akhirnya Allah Swt memberikan perlindungannya hingga  Bupati Simulue Drs. Darmili dan Dirut PDKS Ir.Yazid terbebas dari tuntutan hukum tersebut. berkat doa dan dukungan semua elemem masyarakat simeulue, perjuangan itu pun membawa sebuah Karya nyata memberikan Kabupaten Simeulue menjadi satu-satunya Kab di Prov, Aceh yang menpunyai BUMD bergerak disektor cukup potensial yaitu Perkebunan Kelapa Sawit dengan Jumlah luas areall 5000 Ha, terbagi pada dua titik yakn: 3500 Ha, di kecamatan Teluk Dalam dan 1500 Ha, di Kecamatan Teupah Selatan. Tentulah sektor perkebunan milik masyarakat simeulue ini nantinya diharapkan sebagai salah satu Fundamen utama untuk mengangkat  harkat dan derajat kabupaten simeulue di mata kanca Nasional.
Direktur PDKS                                        H.Ali Uhar T. Sp
 Seiringnya waktu berjalan kini PDKS yang di Nakhodai oleh Bapak Ali Uhar T. Sp selaku Direktur PDKS  yang diangkat melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Simeulue Nomor: 003 tahun 2009,  alhamdulilah telah memulai keberhasilannya (PDKS) dengan menghasilakn Produksi Tandan Buah Segar (TBS) yang cukup baik dengan kadar Rendemen yang sesuai dengan Standarisasi Perusahaan Swasta maupun Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Nasional. Upayah dan kerja keras semaksimall mungkin yang menjadi primsip seorang Drs Darmili selaku Bupati Simeulue yang di aplikasikan melalui Ali uhar T.Sp(Direktur)  dengan Obsesi guna melahirkan produksi Tandan Buah Segar (TBS) yang lebih berkwalitas sehingga dengan mutu dan kwalitas Produksi yang baik dapat meningkatkan nilai jual Produksi PDKS di pasaran nasional.
Seperti yang kita ketahui Dalam Perekonomian Nasional Dewasa ini Produk Perkebunan Kelapa Sawit merupakan Komoditas yang cukup Strategis, karena Produk ini mempunyaii keragaman kegunaan dan merupakan Bahan Baku dari berbagai Produk Industri Hilir yang cukup Potensial dikembangkan.Manfaat Minyak Kelapa Sawit (MKS) selain digunakan untuk Minyak goreng, Olein dan Stearin, juga merupakan Bahan dasar dari beberapa Industri  seperti Komestika, Alkohol, Gleserin, Mentega, Minyak Pelumas serta Bahan Bakar Kenderaan dan lain sebagainya.
Untuk terus mewujudkan semua  itu tentulah tidak lepas dari peran aktif kita semua, kebersamaan dan hubungan yang bersinergii menjadi modal utama dalam membangun Kabupaten Simeulue  yang kita cintai ini. Mari kita bersama bahu membahu dalam memberikan kontribusi yang bermanfaat untuk kemajuan Simeulueu Ate fulawan, baik itu dari kalangan Politisi, Tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda, Kalangan Intelektual dan semua kita selaku masyarakat Kabupaten Simeulue.
Akhirnya Tak ada kata lebih indah yang dapat kita ucapkan selain rasa Syukur serta doa semoga Upayah dan perjuangan karya nyata yang telah diberikan Tokoh sekaligus Putra terbaik Simeulue mendapat rahmat dan karuniah dari Allah Swt Tuhan Yang Maha Kuasa Amin Yra..., seperti kata kata petuah lama ”waktu boleh berlalu namun Sejarah tetap Abadi”, dan Kutipan RI pertama Ir. Soekarno “ Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang menghargai Jasa Pahlawannya/ Pendahulunya/Pemimpinnya”, bila kita memaknai Pesan Bapak Bangsa  tersebut jelas betapa pentingnya bagi kita  memahami arti sebuah sejarah dalam perjuangan mewujudkan cita-cita dan harapan kita selaku generasi dan masyrakat Kabupaten Simeulue.   

VI. Target Produksi
a.Pembangunan  Pabrik Kelapa Sawit ( PKS ) PDKS






Pembangunan Lokasi Pabrik Kelapa Sawit Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) yang direncanakan berkapasitas 15-20 ton/ jam terletak dilahan (inti) pdks AF-II Teupah Selatan, dan secara Adimnistrasi berada di Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, Prof Aceh.
Sesuai dengan harapan masyrakat dan Pemerintah Kabupaten Simeulue agar Pembangunan PKS PDKS dapat segera terwujud, maka Pemkab Simeulue  dan sejumlah kalangan dan Tokoh masyrakat terus berupayah dan berjuang semaksimal mungkin agar hendaknya Pembanguna PKS PDKS dapat segera terrealisasi di Bumi Simeulue Ate Fulawan. Berbagai dukungan yang terus mengalir untuk PKS PDKS, tak ketinggaln juga Masyarakat Desa Ana’o memberikan  Dukungan melalu Surat Kepala Desa Ana’o dan Surat Pernyataan Dukungan Dari Camat Teupah Selatan tanggal 11 Juni 2009, Keputusan Kepala Badan Pelayana Perizinan Terpadu ( BP2T ) Prof. Aceh Nomor : 525/BP2T/514/2011 tentang Izin Usaha Perkebunan Pengolahan ( IUP-P ) untuk pembangunan Pabrik Kelapa Sawit,
Serta Rekomendasi dari Tim Komisi Penilai Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Kabupaten Simeulue Nomor : 660/052/AMDAL/2009 dengan berdasarkan hasil dari Sidang Pembahasan Dokumen AMDAL Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit PDKS tanggal 07 Juli 2009 Bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue yang dihadiri oleh Ketua dan Anggota Tim Komisi AMDAL Kabupaten Simeulue dengan tenaga Ahli terkait Tim tekhnis Bapak Prof.Dr.Ir. M. Husin Ismayanda BE,M.Sc, LSM Bidang Lingkungan Hidup, Perwakilan Masyarakat dan Undangan lainnya yang terkait dengan Tim Komisi Penilai AMDAL berkesimpulan bahwa dari segi aspek  tekhnis dan aspek lainya maka merumuskan kesimpulan  menyatakan Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS)di Desa Ana’o Kecamatan Teupah Selatan Kabupaten Simeulue layak dan dapat disetujui.
Dalam menentukan lokasi Pabrik Kelapa sawit (PKS) dilihat dari beberapa aspek dan pertimbangan hingga menetapkan suatu kesimpulan yang telah mendapat Rekomendasi dari Tim Penilai Analisis Mengenai Dampak lingkungan (AMDAL) untuk Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit milk masyrakat Simeulue  yaitu, yang terdekat dengan pusat kota sebagai Akses utama penghubung transportasi dan komonikasi serta tidak jauh dari  sumber bahan baku TBS yang diangkut melalui penyebrangan transportasi laut dari  Lokasi Perkebunan PDKS ke kota Sinabang sebagai pusat kota Kabupaten Simeulue .Seperti kita ketahui bersama manfaat positif dengan didirikan PKS dapat kita uraikan sebagai berikut :
  1. Dapat Membuka kesempatan  lapangan  pekerjaan baru bagi warga masyrakat kab.simeulue serta terbuka bagi warga pendatang lainnya.
  2. Dengan adanya PKS Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS), masyarakat Simeulue yang bertanam kelapa sawit di seluruh Kecamatan di Kab simeulue bisa lebih   bersemangat untuk menjadikan sektor ini sebagai penopang ekonomi maampak Lingkungan untuk Pembangunan PKS syarakat simeulue karena mengingat potensi komoditi sawit di pasar internasional yang trmasuk sala satu kebutuhun primer di dunia.
  3. Berbagai Produk dapat dihasilkan dari produksi pabrik kelapa sawit  untuk di jadikan sabagai bahan industri kecil yang bernilai komersial,dengan sendirinya menambah pendapatan masyrakat kabupaten simeulue.
  4. Dan secara otomatis kedepan dapat meningkat Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Simeulue.
b.Proses Pengolahan.
Tandan Buah Segar yang dihasilakan perkebunan Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) ditambah hasil dari perkebunan masyarakat Simeulue insyaallah seluruhnya akan tertampung di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang selanjutnya di olah menjadi Minyak Kelapa Sawit (MS) dan Inti Sawit (IS). Disamping itu juga hasil dari pengolahan tersebut dapat dihasilkan produk sampingan berupa :
  1. Ampas (fibre) yang dapat di jadikan Bahan Bakar ketel uap.
  2. Abu dari janjangan kosong (empty bunches) dapat digunakan sebagai penggati pupuk kalium.
  3. Cangkang (shell) kelapa sawit juga dapat digunakan sebagai tambahan berbagai bahan bakar.
  4. Serta bermacam manfaat lainnya yang dapat dihasilkan dari produk perkebunan kelapa sawit sebagai bahan dasar bernilai ekonomis.
Diadalam tehniks pengolahan yang direncankan untuk produksi kelapa sawit Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue dengan tetap melihat segi mutu dan kwalitas dengan menerapkan metode dan pengembangan baik itu dari segi kemampuan  personal (SDM) maupun pemahaman dan pengembengan tekhnologi industri pabrik pengolahan, disertai cara kerja yang dipakai dalam mengubah bahan dasar menjadi bahan baku(kelapa sawit) adalah dengan menggunakan cara proses ekstrasi CPO secara mekanis dari Tandan Buah segar kelapa sawit yang diikuti dengan  proses pemurnian  secara keseluruhan, dengan parameter penting seperti efesiensi produksi dan tingkat kadar rendemen yang mampu bersaing di pasar global dengan target utama pencapaian hasil produksi yang dihasilkan dari PKS PDKS  lebih optimal dalam memberikan kontribusi sumber PAD terhadap kesehjateraan  ekonomi masyarakat dan peningkatan laju pembangunan Pemerintah Daerah kabupaten simeulue kini dan nanti. 
c. Sumber bahan baku TBS
Sumber bahan baku untuk Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue dihasilkan dari kebun PDKS yang berada di dua tempat yaitu; di Desa Teupah Selatan seluas 1500 Ha, dan di Desa Teluk Dalam seluas 3500 Ha, Ditambah hasil dari kebun Sawit masyarakat binaan PDKS sebanyak 300 Ha, dan juga kebun masyarakat lainnya melalui berbagai binaan baik itu dinas terkait maupun dari bantuan binaan  BRR aceh.
d. Mutu Produksi dan prospek pemasaran
Mutu produksi yang dihasilkan dari jenis bibit marihat,Lonsum,socfindo di perkebunan kelapa sawit pemerintah Daerah Kabupaten Simeulue ternyata sangat lah memadai, dengan melihat hasil kwalitas Tandan Buah Segar (TBS) yang cukup baik dan berstandar Nasional, inilah yang menjadi pemacu Pemerintah Daerah untuk terus memaksimalkan hasil  produksi yang lebih signifikan secara bertahap dan terarah hingga  nantinnya diharapkan sektor Perkebunan kelapa sawit milik Pemerintah Daerah kabupaten Simeulue ”komodity ekspor nasional”  ini dapat menjadi sala satu penggerak ekonomi masyarakat kabupaten simeulue.
Pencapaian peningkatan mutu produksi tandan buah segar PDKS tentulah tak lepas dari kerja keras dan dukungan moril semua pihak (masyarakat simeulue). Bupati Simeulue dalam sambutannya pada waktu Panen Perdana Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue di kebun AF-II Teupah Selatan yang dihari oleh Bapak Mentri kehutanan Repoblik Indonesia Ms Kaban mengingatkan hanya dengan kebersamaan yang menjadi modal penting dalam menggapai cita-cita dan harapan pembangunan kabupaten simeulue.
Indonesia yang saat ini menduduki urutan kedua eksportir terbesar minyak sawit mentah (CPO) setelah malaysia terus mengembangkan sektor perkebunan multi guna ini  menjadi peluang peningkatan sumber devisa negara mengingat kelapa sawit adalah investasi agrebisnis global   dan merupakan sala satu motor penggerak ekonomi rakyat indonesia. dalam hal potensi ini tidak menutup kemungkinan kabupaten simeulue kedepannya diprediksi oleh sejumlah kalangan masyarakat bahwasannya usaha perkebunan kelapa sawit pemkab simeulue juga akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk pembangunan ekonomi dan peningkatan kesehjateraan ekonomi masyarakat simeulue. Amin..
Apalagi grafik harga komoditas tandan buah segar  maupun yang telah di olah menjadi minyak mentah Crude palm Oil (CPO) terus meningkat tajam karena sejalan tingkat kebutuhan akan produksi yang dihasikan kelapa sawit semangkin tahun semangkin tinggi, tentulah peluang ini yang menjadi landasan kita bersama untuk terus mendukung upayah pemerintah daerah yang dipimpin Bupati simeulue Drs Darmili melalui   kepercayaan, motivasi serta dukungan moril yang terus mengalir dari kita semua elemen masyarakat yang didampingi  dukungan dari  Dewan Perwakilan Rakyat kabupaten Simeulue (DPRK). 
Ucapan terimah kasih atas semua pihak yang telah bersama terus memberikan sumbangsi dukungan untuk kemajuan bumi ate fulawan. ( Simeulueku Simeuluemu Simneulue kita semua )

Wassalam 


INDRA BN

1 komentar:

  1. pa gak salah ni PDKS bakal nambah PAD simeulue ke depan??
    realitanya aja tahun belakang APBD simeulue mala defisit diserap oleh PDKS tercinta...

    kalau mempostkan artikel, jangan mihak pada pemerintah.. tpi katakan yang sejujurnya aja wahae sdraku.

    BalasHapus